Lifestyle

Melihat Pola Pikir Orang Tua Kepada Anak

0
Melihat Pola Pikir Orang Tua Kepada Anak
Image by Tuna Ölger from Pixabay

Dalam perkembangan usia, tentunya dari anak usia dini hingga masa remaja selalu saja memiliki perbedaan dengan pemahaman yang sulit untuk di terima oleh beberapa anak, orang tua menjadi salah satu faktor untuk memberikan ilmu dan pengetahuan kepada anak tersebut tidak hanya dalam pendidikan tapi juga dalam jiwa kemanusiaan yang dimana mempengaruhi dalam perkembangan mental anak tersebut.

Melihat dari beberapa sudut pandang banyak orang tua yang tidak memperhatikan kesehatan mental anaknya, mereka hanya berfokus kepada pendidikan anak tersebut tanpa memberikan pemahaman tentang kemanusiaan sehingga banyak dan sering terjadi ketidak hormatan anak tersebut kepada orang lain.

Bagaimanapun peranan orang tua sangatlah penting, ajarkan rasa kemanusian dan moral yang baik, bangun jiwa anak-anak dengan pengalaman orang tua dan ajarkan mereka sedikit pengetahuan yang tidak semuanya ada dalam pendidikan. Sifat perduli orang tua terhadap anak akan membuat anak tersebut berpikir, kasih mereka saran dan arahan yang baik tentunya untuk membangun fondasi mental yang cukup.

Peranan Orang Tua

post image
Image by Brad Dorsey from Pixabay

Orang tua selalu ingin memiliki anak yang pintar, berbakti dan sukses tanpa melihat faktor-faktor yang membuat mereka dapat seperti itu, hanya memfokuskan kepada tujuan tanpa melihat proses yang mereka kerjakan. Jika kita ingin menjadi orang tua yang baik maka buatlah pola pikir yang baik tentunya kita harus bisa menjadi contoh yang baik untuk anak dan selalu memberikan mereka saran dan arahan yang dapat di terima oleh mereka.

Komunikasi orang tua terhadap anak sangatlah penting di bangun dari usia dini hingga masa mendatang, anak akan selalu punya caranya sendiri untuk menolak tapi jangan pernah kita menganggap jika anak tersebut tidak mendengarkan atau hanya menghiraukannya saja. Setiap hal baik yang selalu kita ajarkan kepada anak akan terus berdampak secara mental dan fisik. Anak yang selalu kita berikan arahan dengan sendirinya dia akan berfikir dengan bertambahnya usia.

Sebagai orang tua, kita juga harus memantaskan diri hal ini dapat dipelajari saat masa usia sudah menginjak 20 keatas dimana masa labilitas kita sudah berkurang dan lebih berpikir realistis, sebenarnya dewasa ada dua faktor ada dewasa yang terbangun dari keadaan dan ada kedewasaan yang terbagun karena mandiri yang dimana belajar dari pengalaman hal ini dapat kita lihat dengan cara intropeksi diri atau mengkaji diri.

Baca juga:  Berpikir Luas Dengan Ilmu Terbatas

Jadilah orang tua yang selalu mendukung kemauan anak tapi bukan berarti yang bersifat memanjakan hal ini dapat kita bedakan antara mendukung dan membuat anak menjadi manja, sebagai orang tua jika kita ingin anak tersebut menjadi apa yang kita harapkan maka fokuslah pada perkembangan anak terbsebut perhatikan pola pikir mereka dan tentunya selalu ada disaat mereka sedang merasa tidak nyaman. Beberapa faktor membuat anak menjadi tidak nyaman di rumah dan dekat dengan orang tua adalah :

  1. Tidak adanya pendekatan antara orang tua dan anak, selalu sibuk dengan kesibukan masing-masing dan tidak perduli dengan perasaan anak tersebut.
  2. Orang tua hanya selalu ingin anak mereka menuruti apa yang mereka katakan tanpa melihat kondisi kesiapan mental dari anak tersebut.
  3. Melupakan hari baik untuk keluarga seperti berlibur dan kumpul dengan keluarga lainnya.
  4. Tidak perduli terhadap pendapat anak dan tidak memberikan mereka ruang untuk berbicara kepada orang tua, intinya orang tua selalu baik (Dalam hal ini orang tua harus benar-benar dewasa dalam bersikap).
  5. Dan beberapa faktor lainnya yang membuat anak tersebut menjadi tidak percaya dengan keluarganya sendiri.

Ucapan dan perilaku yang orang tua sampaikan kepada anak akan mempengaruhi perkembangan mental anak tersebut, percaya atau tidak anak yang kurang ngajar adalah tercipta dari orang tua yang tidak mampu mengurus dan mendidik anak tersebut, jika kita ingin anak tersebut menjadi baik maka buatlah fondasi yang baik didalam keluarga. Bukan seberapa kerasnya kita mendidik anak tapi seberapa dekatnya kita dengan anak.

Kasih Sayang Orang Tua Dan Keluarga

post image
Image by Anemone123 from Pixabay

Ada beberapa anak yang tidak memiliki orang tua semisalnya orang tua tersebut bercerai atau meninggal dunia, peranan keluarga lainnya sangat penting contoh kakeknya atau neneknya atau kakaknya atau siapapun yang mengenalnya, anak broken home tercipta karena anak tersebut hilang arah dan tidak adanya perduli kasih dari orang sekitar, siapa yang harus kita salahkan? salahkanlah semua keluarganya yang tidak perduli terhadap anak tersebut.

Kerjasama antara orang tua dan anak akan selalu ada di setiap waktu perhatikan dan amati perkembangan anak tapi tidak membatasi pendapat anak tersebut. Berikan anak tersebut ruang untuk dapat memantaskan dirinya kedapa keluarganya. Anak akan dengan sendirinya memiliki prilaku yang mereka suka, jangan pernah membuat mereka tidak pantas atau membuat mereka seperti tidak layak dengan mengucapkan kata-kata yang tidak mendukung hal ini hanya akan menjadikan anak tersebut memiliki pendapat yang tidak baik seperti mewalawan kata yang kita katakan.

Baca juga:  Beradaptasi Dengan Kelemahan Diri Sendiri

Hindari faktor-faktor yang membuat anak menjadi tidak percaya kepada orang tua seperti :

  1. Memberikan pendapat tanpa memberikan solusi
  2. Selalu keras terhadap anak
  3. Memaksakan kehendak anak tersebut
  4. Selalu melihat anak salah
  5. Tidak memberikan rasa kepercayaan kepada anak

Kita berharap semua anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik tapi kita juga harus pastikan kasih sayang dan pendekatan kita yang baik kepada anak tersebut berjalan dengan sebagaimana mestinya, jangan pernah merasa sudah menjadi orang yang tua yang baik dari segi apapun berikanlah mereka arahan dan pendapat yang bisa mereka terima karena setiap anak akan memiliki cara pikir yang berbeda-beda.

Tunjukan jika kita adalah orang tua yang baik dan mampu memberikan mereka kasih sayang yang cukup untuk membuat mereka nyaman dan aman ketika bersama keluarga. Jangan pernah membuat anak kita merasa tidak seperti memiliki keluarga karena hal ini akan berdampak buruk kepada kesehatan mental anak tersebut, pastikan kita selalu dekat dan ada kapanpun anak kita membutuhkan kita disampingnya.

Jadilah orang tua sekaligus sahabat dan teman dekat untuk anak tersebut, mereka akan sangat bahagia jika memiliki orang tua yang bisa di ajak komunikasi dengan baik, anak akan menghormati orang tua yang pengertian dari pada orang tua yang selalu menuntut ini itu, selalu memantaskan diri dan memposisikan diri kita sebagai orang tua. Sedikit tambahan anak yang terlahir di dunia modern sedikit memiliki sifat yang berbeda dibandingkan dengan anak yang lahir di daerah pedesaan dikarekan beberapa faktor seperti lingkungan dan gaya hidup dengan demikian kita sebagai orang tua harus memiliki pemikiran yang luas dan dapat menyesuaikan diri kepada anak.

Chris
Kendalikan dirimu dan buatlah perubahan.

Sejarah Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

Previous article

Beradaptasi Dengan Kelemahan Diri Sendiri

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *