Edukasi

5 Tokoh Berpengaruh Dalam Perang Dunia 1

0
5 Tokoh berpengaruh dalam Perang Dunia 1
Sumber: Pinterest

Kita pasti takkan pernah bisa membayangkan betapa mengerikannya Perang Dunia 1 yang telah banyak merenggut nyawa sampai merugikan semua pihak. Pada hal ini kami akan membahas 5 Tokoh berpengaruh dalam Perang Dunia 1 yang dikenal oleh dunia.

Meninggalnya Archduke Franz Ferdinand pewaris mahkota Austria-Hungaria beserta istrinya Archduchess Sophie di Sarajevo pada 28 Juni 1914 yang dibunuh oleh Gavrilo Princip seorang Serbia ini adalah pencetus permusuhan antara Austria-Hungaria dengan Serbia dan Rusia.

Tercetusnya Perang Dunia 1 ini telah diawali dengan Austria-Hungaria yang saling bersaing dengan Serbia dan Rusia untuk memperluas wilayah kekuasaannya, hal ini berpengaruh kepada negara-negara besar ke dalam konflik melalui berbagai aliansi dan perjanjian antar negara.

Dengan konflik yang berkelanjutkan dan semakin tingginya angka kematian akibat Perang Dunia 1 menimbulkan banyak tokoh-tokoh ternama bermunculan. Berikut ini adalah daftar 5 tokoh yang berpengaruh dalam Perang Dunia 1.

1. Vladimir Lenin

post image
Foto : Yeni Çıkanlar

Vladimir Ilyich Ulyanov atau lebih dikenal dengan julukan Lenin (22 April 1870 – 21 Januari 1924), ia adalah seorang tokoh revolusioner komunis, politikus, dan teoretikus politik yang berkebangsaan Rusia. Namanya dikenal dunia setelah ia mendirikan Partai Komunis Rusia.

Pada tercetusnya Perang Dunia 1 dengan terjadinya inflasi yang merajalela di Rusia, kekurangan pangan dan pasukan Rusia yang telah banyak mengalami kekalahan pada tahun 1917, hal itu membuat Tsar Nicholas II (Pemimpin Kekaisaran Rusia) dipaksa harus turun takhta.

Setelah runtuhnya pemerintahan Tsar dan dengan kembalinya Lenin ke Rusia yang memimpin Revolusi Bolshevik, ia telah merebut kekuasaan pemerintahan sementara dan berhasil menjadi Kepala Negara Soviet Rusia dengan mengubahnya menjadi Uni Soviet.

2. Archduke Franz Ferdinand

post image
Foto : Daily Mail

Archduke Franz Ferdinand Carl Ludwig Joseph Maria dari Austria (18 Desember 1863 – 28 Juni 1914), ia adalah ahli waris dugaan tahta Austria-Hungaria. Pembunuhannya di Sarajevo dianggap sebagai penyebab paling langsung dari Perang Dunia I.

Franz Ferdinand adalah putra tertua Archduke Karl Ludwig dari Austria. Dengan kematian Karl Ludwig pada tahun 1896, Franz Ferdinand dinobatkan menjadi ahli waris dugaan orang Australi. Setelah Franz Ferdinand melepaskan takhta keturunannya, ia menikahi Shopie Chotek pada 1900.

Pada tahun 1900, Franz Ferdinand diangkat sebagai inspektur jenderal angkatan bersenjata Austria-Hungaria dan memegang pengaruh signifikan terhadap militer. Pada 28 Juni 1914, Franz Ferdinand dan istrinya dibunuh di Sarajevo oleh Gavrilo Princip seorang anggota Muda Bosnia.

Baca juga:  5 Tokoh Berpengaruh Dalam Perang Dunia 2

Pembunuhan Franz Ferdinand menyebabkan Krisis Juli dan mempercepat deklarasi perang Austria-Hungaria melawan Serbia, hal itu memicu konflik antara Austria-Hungaria dan sekutu Serbia dan menyatakan perang satu sama lain dengan memulai Perang Dunia I.

3. Winston Churchill

post image
Foto : Country Life

Sir Winston Leonard Spencer-Churchill (30 November 1874 – 24 Januari 1965), ia adalah seorang politisi, perwira militer dan penulis Britania Raya. Dia merupakan salah seorang perancang politik dan kemiliteran bagi pendaratan Gallipoli yang menemui kegagalan di Dardanelles ketika Perang Dunia I yang menyebabkan dia diberi julukan sebagai “Penyembelih Gallipoli”.

Winston Churchill menggunakan ketenaran yang ia dapati untuk memulai karier politik selama enam puluh tahun dan bertugas sebagai seorang MP di House of Commons dari tahun 1901-1922 dan 1924-1964. Awalnya ia adalah anggota Partai Konservatif, kemudian pindah ke Partai Liberal dan menjadi anggota Kabinet ketika berusia awal 30 tahun.

Dia juga adalah salah satu orang yang menandatangani perjanjian Anglo-Irlandia pada tahun 1921 yang mendirikan Negara Bebas Irlandia. Partai Liberal kemudian dilanda perpecahan internal. Setelah kalah pada pemilu 1922 dengan Edwin Scrymgeour, ia kembali menjadi anggota Partai Konservatif.

Winston Churchill dilantik sebagai First Lord of the Admiralty. Tidak lama kemudian Chamberlain mengundurkan diri pada bulan Mei 1940 dan Churchill dilantik sebagai Perdana Menteri Britania Raya serta membentuk pemerintahan koalisi.

4. John Joseph Pershing

post image
Foto : USA Really

John Joseph Pershing atau lebih dikenal dengan julukan Black Jack (13 September 1860 – 15 Juli 1948), ia adalah seorang jenderal ternama Angkatan Darat Amerika Serikat yang memimpin Pasukan Ekspedisi Amerika saat berperang melawan Jerman selama Perang Dunia I (1917 – 1918).

John J. Pershing adalah satu-satunya orang yang mengizinkan penyatuan satuan orang-orang kulit hitam dengan Angkatan Darat Prancis. Dia menolak permintaan Britania dan Prancis yang ingin agar tentera Amerika disatukan dengan pasukan Britania dan Prancis.

Pasukan Amerika pada awalnya bertempur sengit di Cantigny, Chateau-Thierry, Belleau Wood, dan Soissons. Untuk mempercepat kedatangan pasukan Amerika, mereka berangkat ke Prancis tanpa membawa perlengkapan berat mereka dan senjata-senjata Britania dan Prancis lainnya.

Baca juga:  Sistem Pemerintahan Indonesia Era Reformasi

Pada tahun 1918 di St. Mihiel, Angkatan Darat Pertama berada di bawah komando John J. Pershing, ia berhasil mengalahkan Jerman di wilayah Sekutu yang telah dikuasai selama 3 tahun. Dia mengalihkan 600.000 pasukan Amerika ke kawasan hutan Argonne dan memerintahkan divisinya bertempur bersama Prancis.

5. Wilhelm II

post image
Foto : Europe Centenary

Friedrich Wilhelm Albert Victor von Hohenzollern atau dalam Kekaisaran Jerman Wilhelm II (27 Januari 1859 – 4 Juni 1941), ia adalah Kaisar Jerman dan Raja Prussia terakhir yang bertakhta pada tahun 15 Juni 1888 sampai 9 November 1918.

Wilhelm adalah teman Archduke Franz Ferdinand dari Austria, dan dia sangat terkejut dengan pembunuhannya pada 28 Juni 1914. Dia menawarkan untuk mendukung Austria-Hungaria organisasi rahasia yang merencanakan atas pembunuhan Franz Ferdinand.

Saat Wilhelm di masa Perang Dunia 1 ini membuat kekuatan Jerman yang semakin berkurang ketika ia menangani upacara penghargaan dan tugas kehormatan. Komando tinggi melanjutkannya dengan strategi yang  bahkan sudah terlihat jelas bahwa rencana Schlieffen telah gagal.

Ketika menjadi jelas bahwa Jerman akan mengalami perang di dua garis depan dan bahwa Inggris akan memasuki perang jika Jerman menyerang Prancis melalui Belgia netral, Wilhelm yang dilanda panik berusaha untuk mengarahkan serangan utama terhadap Rusia.

Wilhelm II menyatakan :

“Ketidakberanian dan kelemahan akan memulai perang paling menakutkan di dunia, yang tujuannya adalah untuk menghancurkan Jerman. Karena tidak ada lagi keraguan, Inggris, Prancis dan Rusia telah berkonspirasi bersama untuk memerangi perang pemusnahan melawan kita.”

Kesimpulan

Peperangan hanyalah akan merugikan semua pihak dan hanya akan memakan banyak korban. Peperangan bukanlah sebuah solusi untuk memecahkan suatu masalah, peperangan hanyalah membawa kehancuran kita sebagai manusia dari aspek apapun.

Politik memanglah kejam, saking kejamnya politik mampu membuat tercetusnya peperangan. Lebih baik berpikir panjang untuk kebaikan bersama dari pada harus mementingkan ego sendiri yang bukan hanya merugikan orang lain, tetapi kita dan sekitar kita akan merasakan hal yang serupa.

Itulah pembahasan kami dari 5 Tokoh berpengaruh dalam Perang Dunia 1. Jika artikel ini berguna untuk kalian para pecinta sejarah silahkan kalian share dan jika kalian ingin memberikan saran kepada kami silahkan tinggalkan di kolum komentar di bawah ini agar kami terus memberikan informasi yang terbaik dari yang terbaik.

salam literasi
Arul
Hanya seorang, bukan seekor

Mengenal Lebih Jauh Keberadaan Bitcoin

Previous article

5 Tokoh Berpengaruh Dalam Perang Dunia 2

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Edukasi